Setelah lebih dari satu
abad umat Islam terpuruk akibat serangan bangsa Mongol di bawah Hulagu Khan,
umat Islam kembali mendapat malapetaka yang sama yang di akibtkan oleh
keturunan bangsa mongol, berbeda dengan Hulgu Khan dan turunannya dinasti
Ilkhan, penyerangan ini sudah masuk islam, namun bekas kebiadaban masih
melekat. Serangan itu di pimpin oleh Timur Lenk.
Timur Lenk ini lahir di
dekat kesh, wilayah Uzbekistan, sebelah selatan Samarkand Transoxania, pada 8
April 1336 M, dan meninggal di Otrar
pada tahun 1404 M (Sejarah Peradaban
Islam, hlm 228)
Timur Lenk ini lahir
sejak usia yang masih sangat mudah, keberanian dan ketangguhannya sudah
terlihat, dan di usia 12 tahun, dia sudah terlibat peperangan dan
ketangguhannya yang membesarkan namanya, namun ketika ayahnya meninggal sejarah
ketamgguhanya bermula. Setelah Chagatay wafat, masing-masing mengeluarkan diri
dari pemerintahan pusat. Timur Lenk mengabdi kepada Gebernur Transoxiana. Timur
Lenk kembali bangkit dan memimpin perlawanan membela nasib kaumnya yang
tertindas. Tughluq temur melihat keberanian dan kehebatan timur, menawarkan
kepadanya jabatan gebernur, tawaran tersebut di terima olehnya. Akan teteapi
sethaun Timur Lenk menjadi gebernur pada tahun 1361 M, Tughluq mengangkat
putranya (Ilyas Khoja) menjadi gebernur,
dan setelah itu Timur Lenk segera bergabung dengan cucu Qazaghan, dan Amir
Husain memberontak Tughluq temur.
Timur Lenk berhasil
mengalahkan Tughluq dan Ilyas khoja, keduanya di kalahkan dalam pertempuran. Setelah
itu kekuatan Timur Lenk kekuatannya menjadi kokoh, dan Timur Lenk mulai
menyusun rencana untuk mewujudkan keinginannya menjadi penguasa besar, dan
menaklukan daerah-daerah yang pernah di kuasai oleh Jenghiz Khan.
Pada tahun 1381 M imur
Lenk menyerang dan berhasil menaklukan Kuhrasan, kemudian ke Herat (Sejarah
Peradaban Islam, hlm 230). Ia juga
melalkuan penyerang ke daerah-daerah lain dania juga mendudki Afghanistan,
Peria, dan Kurdistan. Timur leng membantai penduduk yang di kuasainya yang
melakukan perwanan.
Meskipun demikian,
dalam hal perkembangan agama islam, penguasa mongol islam memiliki andil cukup
berarti bagi perkembangan masyarakat di wilayah mongol, persia dan
sekitarnya.

>



